Minggu, 14 November 2010

all about you

slalu saja begini..
Aku hanya ingin mencintaimu
tak terselip maksud lain selain cinta
sungguh dengan semua janjiku

aku tak brani mengiyakan semua janjiku
aku juga tak menerima semua tuduhanmu
Namun andai kao tahu yang kurasakan
tak sdikitpun aku beranjak darimu

Semua hal tentangmu..
Semua perasaanku..
Semua kisah kita..
Ini adalah Aku dan kamu

Dengan satu prasaanku ini,
Yang mengalahkan semua malu
Dengan satu cinta ini,
Yang mengabaikan halal haram
Dengan satu rinduku,
yang hidup disemua kehidupan

dan Yakini akulah cintamu...

Malam terindah dari dalam hatimu
Sejenak tak terlihat..
Jalanku sempat terputus karna acuhmu
Asa yang terbimbing menjauhi anganku
Kisah kita yang berawal dengan ribuan kata
Kini hanya selembar kertas dengan harapan yang tak berujung

Aku hanya ingin mencintaimu dengan sikapku..
Yang kao anggap dzat terhina didunia
Terlebih bila kao maki aku dengan tatap matamu
Yang kao anggap bahasa terindah dikhayangan

Kuterjaga diatas kebencianmu
Dan kao terima aku dengan pujianku
Inikah jalan kisah yang kuimpikan

Berterima kasihlah karnaku
Tersenyumlah dengan rayuanku
Namun bila kao tua nanti,ingatlah
iblis datang kepadamu dengan membawa dendamku..

Kamis, 04 November 2010

tak kan terjadi lagi..
kuasaku yang kurasa bisa tuk penuhi janjimu,
kao buang dengan sia-sia tak berharga
seperti kao buang arahmu dengan matamu

     jika aku melati yang kao caci,
     apa ini hanya sekedar ujianmu untukku
     namun jika aku hanya jejak ceritamu,
     tuk apa kao rajut kisah ini...

aku takkan lebih murung demi senyummu
namun.aku juga tak tersenyum bila kao acuhkan aku
aku bukan pahlawanmu yang bisa kapan saja kao tinggalkan
dan kao lupakan semua kisah-kisah kita dulu

aku ingin mencintaimu lebih dari itu
yang berlanjut dengan awal nama yang indah
dan disitu kao labuhkan semua harapanmu
dan akhirnya aku dalam pelukanmu

Senin, 25 Oktober 2010

   terserah apa maumu..
   kendati aku disini,aq tetap tak kan hampirimu
   jika aku masih tersenyum padamu,itu hanya sopan santunku
   karna aku, tak lagi kekasihmu

ini tawa yang terlanjur terbawa
andai kutahu ini kan terjadi,aku sudahi dari dulu
memang kamu tak seperti yang kuinginkan
namun,sedikit pahamilah apa inginku

    aku hanya ingin membuat secarik cerita tentang cinta
    yang kan ku isi dengan adegan-adegan roman kita dulu
    yang bercerita tentang aku dan kamu
    yang berakhir dengan kecup dikeningmu
    dan bertahan ketika badai halangi asa kita berdua...

Rabu, 13 Oktober 2010

ceritakan rasaku...

      aku disini...
      masih sama seperti yang dulu
      aku takkan kemanapun smapi kao datang
      terlebih rasaku yang seperti terpatri dalam hati

jika aku berpindah hati,,
itu hanya pelarianku ketika aku rapuh
kakiku goyah saat ucapmu terucap
hatiku sepi saat rindumu pergi

     aura fajarpun tak mampu indah kan ceritaku
     jalan yang sebelumnya tak pernah aku lihat
     kini kulewati...
     meski ada runtuhan asa terhalang
     hingga akhir senja aku masih bertapak

jangan suruh aku membencimu
lebih baik pergi saja dari hidupku
aku lebih tak sanggup bila memendam dendam padamu
tinggalkan aku....

     aku berjanji takkan sebut namamu lagi
     aku takkan mengenang kisah kita
     namun..
     rasa ini takkan pernah berubah sedikitpun..slamanya

bahagialah dengannya..
doaku selalu ada dalam hatimu
 
terlalu sakit aku melihatmu bercinta dengannya
terlebih ketika kao tersenyum dengannya
pedih...sakit...

      dengan terbitnya fajar dalam senja rasaku
      sentuhlah sedikit kemaluanku
      dan bersama kisah kita,aku ingin mendengar
      selamat tinggal....
             
                            
    hilang...

tak mungkin aku berpijak tanpa imanku
juga tak mungkin aku melihat tanpa berfikif
ini tak mungkin terbalas ketika aku sendiri
apa lagi kupergi dengan kemenanganku...

           satu ego yang berjalan diatas semua rasa
           membentang tak terbendung memaksa
           niat beriba pun luluh sepuh...
           hanya air mata... 

dilemaku karna kelutan rasa iri
membuat pipiku tak terona sedikitpun
keinginanku yang kuanggap mulia
jatuh bersama cela yang selalu berumpat

            sampai ujung waktu nanti
            jangan pernah berubah sedikitpun
            walao kao dapati aku telah berubah
            kao dapati musang haus cinta